PRESIDEN Presiden Amerika George W Bush, yang lima minggu lagi menyerahkan kekuasaannya kepada Barack Obama, memperoleh lemparan dua sepatu dan julukan seekor anjing ketika melakukan kunjungan mendadak ke Irak. Insiden ini terjadi dalam acara jumpa pers bersama Perdana Menteri Irak Nouri Maliki.
Lemparan penghinaan itu dilakukan oleh seorang wartawan Irak, kemudian diamankan oleh para pengawal setelah dia memanggil Bush "seekor anjing". dan melempar sepatunya. Namun lemparan tak mengenai presiden.
Dalam kunjungannya itu, Bush dan Perdana Menteri Irak Nouri Maliki menanda tangani kesepakatan keamanan baru antara kedua negara. Antara lain, pakta itu menyebutkan, pasukan Amerika akan meninggalkan Irak tahun 2011, delapan tahun setelah penyerbuan tahun 2003 yang menjadi bagian menentukan bagi jabatan kepresidenan Bush.
Bush juga mengatakan perang di Irak belum berakhir dan masih banyak tugas yang harus dilakukan. Lawatan Bush ini hanya berselang sehari setelah Menteri Pertahanan Amerika Robert Gates mengatakan kepada pasukan Amerika, bahwa misi Irak berada dalam "tahap akhir".
"Ukuran nomor 10"
Ditengah jumpa pers bersama PM Maliki, seorang wartawan berdiri dan berteriak, "ini tanda perpisahan dari rakyat Irak, anjing," dan kemudian melempar sepasang sepatunya ke arah Presiden Bush.
"Yang bisa saya katakan adalah, sepatu itu nomor 10," canda Presiden Bush setelah insiden, seperti dilaporkan kantor berita Associated Press.
Para wartawan menyebut insiden itu sebagai insiden simbolik. Rakyat Irak lazim melempar sepatu dan sejumlah orang menggunakan sepatu untuk memukuli patung Saddam Hussein di Baghdad setelah dia digulingkan.
'Keamanan Amerika'
Bush dalam kunjungannya, tempat pertama yang disinggahi adalah istana presiden di Zona Hijau yang dijaga ketat. Disini dia bertemua dengan Presiden Jalal Talabani.
"Pekerjaan tidak mudah namun perlu demi keamanan Amerika, harapan Irak dan keamanan dunia," kata Bush dalam pembicaraannya dengan Presiden Talabani.
Presiden Irak menyebut Bush "kawan baik bagi rakyat Irak, yang membantu kami membebaskan negara kami."
Wartawan BBC Humphrey Hawksley di Bagdad mengatakan, masalah penting saat ini adalah bagaimana tepatnya pasukan Amerika akan ditarik dalam tiga tahun kedepan dan negara Irak seperti apa yang akan mereka tinggalkan.
Sementara itu, media massa Amerika menerbitkan rincian laporan pemerintah Amerika yang mengatakan proses pembangunan kembali pasca penyerbuan Irak dilumpuhkan oleh perang birokratik dan ketidakpedulian terhadap elemen mendasar masyarakat Irak.
bbc
11sig04
Lemparan penghinaan itu dilakukan oleh seorang wartawan Irak, kemudian diamankan oleh para pengawal setelah dia memanggil Bush "seekor anjing". dan melempar sepatunya. Namun lemparan tak mengenai presiden.Dalam kunjungannya itu, Bush dan Perdana Menteri Irak Nouri Maliki menanda tangani kesepakatan keamanan baru antara kedua negara. Antara lain, pakta itu menyebutkan, pasukan Amerika akan meninggalkan Irak tahun 2011, delapan tahun setelah penyerbuan tahun 2003 yang menjadi bagian menentukan bagi jabatan kepresidenan Bush.
Bush juga mengatakan perang di Irak belum berakhir dan masih banyak tugas yang harus dilakukan. Lawatan Bush ini hanya berselang sehari setelah Menteri Pertahanan Amerika Robert Gates mengatakan kepada pasukan Amerika, bahwa misi Irak berada dalam "tahap akhir".
"Ukuran nomor 10"
Ditengah jumpa pers bersama PM Maliki, seorang wartawan berdiri dan berteriak, "ini tanda perpisahan dari rakyat Irak, anjing," dan kemudian melempar sepasang sepatunya ke arah Presiden Bush.
"Yang bisa saya katakan adalah, sepatu itu nomor 10," canda Presiden Bush setelah insiden, seperti dilaporkan kantor berita Associated Press.
Para wartawan menyebut insiden itu sebagai insiden simbolik. Rakyat Irak lazim melempar sepatu dan sejumlah orang menggunakan sepatu untuk memukuli patung Saddam Hussein di Baghdad setelah dia digulingkan.
'Keamanan Amerika'
Bush dalam kunjungannya, tempat pertama yang disinggahi adalah istana presiden di Zona Hijau yang dijaga ketat. Disini dia bertemua dengan Presiden Jalal Talabani.
"Pekerjaan tidak mudah namun perlu demi keamanan Amerika, harapan Irak dan keamanan dunia," kata Bush dalam pembicaraannya dengan Presiden Talabani.
Presiden Irak menyebut Bush "kawan baik bagi rakyat Irak, yang membantu kami membebaskan negara kami."
Wartawan BBC Humphrey Hawksley di Bagdad mengatakan, masalah penting saat ini adalah bagaimana tepatnya pasukan Amerika akan ditarik dalam tiga tahun kedepan dan negara Irak seperti apa yang akan mereka tinggalkan.
Sementara itu, media massa Amerika menerbitkan rincian laporan pemerintah Amerika yang mengatakan proses pembangunan kembali pasca penyerbuan Irak dilumpuhkan oleh perang birokratik dan ketidakpedulian terhadap elemen mendasar masyarakat Irak.
bbc
11sig04